Di kelas III A ini, PHYSICS SYNDICATE kehilangan dua orang yaitu Eduardus dan Tony R. Eduardus sahabat kita ini tidak berhasil naik ke kelas III dan ia. keluar dari SMA BM. Jadi anggotanya tinggal 2998-an. Sedang si Ton mau pergi ke L.A.(USA) bersama seluruh koluarganya, masih inget ngga? Yang mau berhubungan tulis aja ke 25816 ALTO DRIVE, SAN BERNARDINO CA 92404,USA.
Hari — hari pertama kita di kelas III ini sama seperti dulu yang di kelas II A, Guru-gurunya juga sama, tapi kita dapat dua guru barn yaitu Pak Leo dan Pak Harry. Pak Leo mengajar PSPB, terus terang selama ini beliau biasa—biasa aja tapi godekannya. dong…. Di kelas guru kita ini serius—serius santai tapi rupanya beliau ini pintar dan jago pada bidang tarik suara (bukan tarik celana Iho). Pak Harry lain lagi, guru Kimia ini agak istimewa, kita semua suka padanya. Rupanya. menyaingi Pak Piet dan Pak Pang nich. Kalau beliau ngajar biasanya selalu diselingi oleh cerita yang sudah dibumbui humor, jadi kita orang ngga ngantuk. Logat Jawanya sering kali terdengar dan cepat merakyat “Ngga bereaksshhii mhesttii tu yaaaa….”
Wali kelas kita di semester V ini, Pak Piet, Hal ini menyebabkan hubungan kita dengan beliau jadi akrab. Dulu, pertama kali, kita takut sama dia, tapi sekarang kita tahu bahwa beliau orangnya baik dan penuh humor. Ketua kelas kita yang sekarang si Budi G.(suhu teladan yang mendekati bajingan). Dibantu Susanto sebagai bendahara. Si Budi, sang mantan ketua kelas waktu itu ngomong,wWah, gua kena dikerjain nich.n(basa—basi aja luh Bud!) Kita orang jadi juga pergi “ke Bandung dan ke Lembang dalam rangka meninjau proyek kita (maksud gua study tour gitu). Kali ini PHYSICS SYNDICATE mengunjungi tempat meneropong Bintang Boshca di Lembang dan IPTN dl Bandung, itu perusahaan paman kita. Sebagai guru pengawas ditunjuk Pak Piet dan Ibu Veronica. Untuk itu kita semua nginap di Biara Karmel. Hari pertama kita pergi ke
Boscha, disana kita dijelasin tentang astronomi dan teropong bintang. Nah di sini Si Ronald
kelihatan deh polosnya. Dia tanya “Tuh lobang buat apa sih.” Dijawab oleh guidenya”Itu kan jendela.” Langsung aja si Ronald kena batunya dari kita semua (bukan disambit lho) “Malu — maluin ich, dasar bego luh.” Dari Boscba, kita. juga sempat rekreasi ke Tangkuban Perahu. Inget ngga iatilah “Tukang Madu”, itu sebutan baru untuk Pak Piet. Karena hari sudah sore, kita orang ngga lama di Tangkuban Perahu. Sore itu kita langsung kembali ke Biara Karmel untuk
Ceritanya udah pagi nih, kita orang dibangunin pagi-pagi. Udah ngantuk, dinggin, eh musti perebutan mandi. Luh tau sendiri deh tuh air dinginnya ajubilah asyiknya. Abis breakfast, kita semua siap pergi ke IPTN, itu pabrik kendaraan yang suka dipake ama si Tom. Disana kita dibagi dua kelompok, supaya yang jadi guidenya ngga pusing. Abis jalan-jalan, ngeliat —liat pesawat terbang, tanpa terasa udah waktunya ngisi perut. Si Hitam Po ngusulin makan di mbok Berek, tapi kalo diingat-ingat ada juga yang menyedihkan, ngga kebagian ayam. Ayamnya belon ditetesin. Sedih banget deh ngeliat tampang yang ngga dapat ayam. Untung ada si Untung, yang ngga kebagian, makan di Cipanas.
Berhubung waktu berjalan terus, kita sudah memasuki semestar terakhir, semestar VI. Ketua kelas beserta konco—konconya di ganti. Dan sebagai ketua kelas yang baru dipilih Eddy yang katanya punya bokin di 2D. Bendaharanya ogut sendiri, Sukendro, bocah kecil yang ….Dan sekretarisnya Muliadi
Malam Kreasi VI. Tariannya bagus deh, menggambarkan anak-anak di PHYSICS SYNDICATE yang kreatif dan energik, penarinya semua cowok.
Sesudah Malam Kreasi VI, di kelas III A terjadi serah terima jabatan dari Pak Piet kepada penggantinya yang baru Ibu Sri. Hal ini cukup rnengagetkan kita semua.
Oh iya, belakangan ini Pak Frans (guru agarna kita.) sering marah-marah lho. Penyebabnya sih kita-kita juga. Pelajaran-pelajaran yang lain pun jadi agak santai. Habis semuanya udah selesai dipelajari sih, Jadi tinggal ngulang-ngulang aja.
Tgl 17 Feb 1988 ini, kita orang merayakan Sin Cia bersama di kelas ama Pak Piet. Kita orang makan-makan di kelas. Makanannya macem-macem, ada roti keju French Bakery,puding, minum aqua. Yang lebih gila sih makan duren di kelas, si Peng yang bawa. Aduh baunya, ehm…, bikin ngiler. Padahal sih makan di kelas dilarang lho. Besoknya wali kelas kita. Ibu Sri kasih cerarnah di kelas.
Sekarang kita memasuki bulan Maret 1988 (makin dekat aja tuh EBTA), hampir semua kegiatan kita terpusat pada ujian. Kita orang sering keluar masuk toko buku, cari-cari buku (belinya ngga). Di kelas, paling-paling kita bercanda. Menurut ogut sih yang sihuk saat.–saat ini cuma yang lagi bikin buku kenangan, ya ngga?
Nah ogut rasa udab cukup deh. Sebagai penutup ogut ucapkan selamat menempuh cita-cita. Dan kalo ada tulisan yang salah, biaa, diganti, tapi…. nggak janji deh. Maksudnya maafin. a.ja deh.
Catatan : Eh, gua. kasih tahu luh, jangan lupa sarna PHYSICS SYNDICATE !